Friday, June 24, 2016

tutorial: cara menjait celana pendek (shorts)

aku ga nyangka bisa se-seneng ini menikmati kesibukan sehari-hari dirumah sebagai freelancer. 


ya, walau aku freelancer, bisa dibilang aku jarang banget kelayapan keluar rumah. sebagian orang mungkin berfikir lebih memilih bekerja di kafe atau ditempat-tempat selain dirumahnya. tujuannya untuk menghindari zona nyaman yang bikin males (katanya). padahal aku sendiri merasa ketika berada di zona nyaman aku bisa memberikan 100% fokus and would likely to give my best to my job karna aku merasa nyaman. tapi, itu semua hanya masalah preferensi aja sih... yang penting kita harus tau apa yang baik untuk diri kita. 

aku jarang banget meminta penilaian tentang diriku dari sudut pandang orang lain. kalau aku harus menilai diriku sendiri, terkadang suka bingung. misalnya, di sisi lain aku bisa judge diriku sebagai pemalas. aku lebih sering ngantuk dan seneng tidur setelah solat subuh dan atau di siang hari. tapi, terkadang juga aku bisa jadi orang yang sanggup kerja 24 jam non-stop tanpa mengeluh just because I think I love working. I think I'm workaholic. bahkan ketika udah dikasur dan harus merem aku masih memikirkan planning-ku dan ide-ide yang mengalir. sometimes I just let it go and sometimes aku malah gak jadi tidur dan balik ke meja kerja.

mungkin ada yang masih inget project plan yang aku buat? ya, aku pun mulai ngejait lagi secara dadakan karna memang begitulah aku kalo udah kepikiran gak bisa ditunda. the idea just came right after i clean up my studio. kalo lupa, kamu bisa baca sewing project planner / 1 disini.

the process

seperti proses menjat pada umumnya, selalu dimulai dengan pembuatan pola. oh iya, waktu aku kursus di Alenty Sasono, aku banyak belajar tentang pembuatan pola. mulai dari pola dasar baju atasan, rok, celana dan pola dasar kaos. pola yang aku bikin selama masa belajar adalah pola dengan ukuran fix S, M, L, XL yang sudah ada. maksudnya aku memakai ukuran badan wanita dewasa yang sudah disediakan oleh ESMOD di bukunya (kapan-kapan aku share ukuran badan wanita lengkap ya).

ukuran yang aku pakai adalah M. setelah bikin pola dikertas hvs besar, pola itu aku cetak ke karton dan dilaminating. jadi, setelah itu aku ga perlu lagi gambar tarik garis, ngitung sana-sini untuk bikin pola dari awal. cukup jiplak pola yang sudah aku bikin dikarton dan tinggal ditambahkan atau dikurangkan ukurannya sesuai keinginan.
detail renda yang ada dibagian bawah celana itu murni aku jait pake tangan. awalnya aku takut copot kalo masuk mesin cuci eh tapi ternyata alhamdulillah rendanya selamat setelah aku cuci di mesin. berarti jaitan tanganku lumayan kuat lah ya... hehe

lumayan lah ngerjainnya sampe begadang semaleman...

maaf ya belom bisa bikin ootd untuk baju tidur yang satu ini karna sangat terbuka. hihi aku kan berjilbab masa ootd nya baju tidur. anyway, terimakasih sudah mampir di blog-ku semoga puasa kita lancar ya. amin. sampai jumpa di project selanjutnya ya :)

love,
Cikita Siregar


Tuesday, June 21, 2016

tutorial: cara menjait tank top tali spageti (camisole)

bikin camisole susah? enggak juga kok kalau kamu ikutin step-by-step nya di blog ini. :)


buat yang udah ngikutin blog aku dari kemaren-kemaren, jangan bosen ya sama postingan tentang camisole. karna dari satu proses pembuatan baju kita bisa belajar banyak banget. jujur, setelah sekian lama aku berhenti ngejait bisa dibilang ini proyek paling serius pertama kali yang aku buat. aku langsung bikin satu set baju tidur yang terdiri dari camisole dan celana pendek. lalu...

lamanya pengerjaan proyek ini hampir memakan waktu 3 hari dan setiap harinya aku habisin sekitar 9 jam untuk ngebikin satu camisole, satu celana pendek plus nempelin renda di baju dan celana.

untuk proyek pertama setelah sekian lama, jujur aja aku ngerasa capek banget. terbukti dari pinggang yang udah teriak kesakitan sampe harus ditempel koyo haha ini serius. karna sisi buruk dari cara kerjaku adalah gak bisa berhenti kalo udah mulai. jadi selama kerja pasti lupa makan (waktu pembuatan baju dan celana ini sebelum puasa), lupa minum, lupa stretching, lupa istirahat dan lupa lupa lainnya. tapi alhamdulillah ada mama yang ngerti banget jadi mama suka ngingetin dan bahkan kadang suka dibawain makan dan minum ke meja kerjaku. terimakasih ma! <3

oke lanjut ke step-by-step proyek baju tidur bikinanku.

draw the lines


jujur, aku ga tau bagaimana umumnya seorang designer atau penjait memulai kerjanya. yang aku tau cuma milih bahan lalu gambar pola dikertas besar. tapi, hasil dari aku belajar jait (lagi) sama Alenty Sasono aku dapet ilmu baru yang bermanfaat. sepintas keliatan ribet tapi ini kalo diikutin bagus banget! bikin kita lebih teliti dalam menentukan ukuran pola.
paling pertama, aku bikin gambar berupa garis ancer-ancer wujud pakaian yang akan aku buat. figur badan perempuan tampak depan ini aku dapet dari Alenty Sasono pas les kebaya disana.

figurin ini bener-bener ngebantu banget, kalo kamu liat diatas aku jadi tau tali camisole letaknya berapa centimeter dari ketiak. terus lingkar dada depan turun berapa centimeter dari pola leher sebenarnya, celana juga dipotong pendek berapa centimeter dari atas dengkul dan lain lain.
setelah bikin gambar pada figurin lalu dilanjut bikin sketsa pola camisole pada pola dasar kecil yang aku dapet juga dari Alenty Sasono.
aku bisa bilang, tanpa figurin aku ga akan bisa bikin garis ancer-ancer pola camisole. kenapa?
karna pada figurin dan pola dasar sudah jelas ada garis-garis bantu seperti garis puncak dada, garis pinggang, garis pinggul kecil dan pinggul besar. sehingga kamu gak bingung lagi bikin penempatan dimana lobang lengan, seberapa melengkung bagian dada depannya, dimana kupnat, seberapa panjang pendeknya baju ini dan seberapa lebarnya juga.

see? berkat figurin dan pola dasar ini aku yang bukan master dalam menjait ujung-ujungnya bisa bikin pola sendiri padahal sebelumnya aku cuma tau pola dasar 'tok dan belom pernah bikin camisole, lho. magic ya! hahaha aku ga pernah nyesel udah ngabisin uang dan waktu untuk belajar lagi karna aku rasain manfaatnya. :) untuk yang punya planning belajar jait semangat ya! kamu pasti bisa juga.

pattern & fabrics


setelah berkutat dengan figurin dan pola dasar versi kecil-kecil lalu saatnya lanjut bikin pola dikertas besar. disini kerasa deh kalo aku hanyalah tukang jait amatiran yang suka lupa bikin kampuh dan kadang suka lupa bikin pola untuk beberapa bagian. walhasil, pola ditambel sana sini pake lem kertas dan selotip hehe ga apa apa deh namanya juga belajar.
nah, ini buat refresh ulang nih kalo ada yang ketinggalan tutorial sebelumnya. dalam pembuatan camisole kita butuh bisban. apa itu bisban? gimana cara bikinnya? gimana cara jait bisban ke baju?
kamu bisa baca-baca disini "cara membuat bisban" dan disini "cara menjait bisban ke baju".

untuk pemanis, aku punya bahan brokat katun sisa dari baju lama mamaku. sebagian ada yang aku potong lurus dan aku potong segitiga-segitiga kaya gini.
potong-potong kain itu kegiatan yang menyenangkan dan menyebalkan haha karna setelah potong kain harus dirader dulu satu-satu. hmm capek! :p

the result



mungkin bukan yang terbaik, tapi aku cukup puas dengan hasil jaitan pertamaku. semoga besok besok bisa bikin yang lebih baik lagi ya ;) menurut kamu gimana hasil jaitanku? jangan lupa kasih aku nilai yang bagus ya :p

love,
Cikita Siregar



keep moving even when there are no directions


aku mau sedikit cerita,

Diana Krall - Under My Skin


aku sangat terinspirasi dari perbincangan itu beberapa bulan yang lalu bersama beberapa relasi. dia bukan teman akrab, kita hanya kenal lewat sebuah acara dimana saat itu saya harus mencari brand fashion pria yang masih aktif. kebetulan owner label fashion ini adalah kakaknya temenku sendiri. saat pertama kali ketemu, brand yang dia punya masih sangat baru dan masih tahap merintis. belum banyak yang tau namanya.

dari pertama saya melihat koleksinya, hati saya langsung berkata, 'bajunya keren. suatu saat pasti bakal sukses'. dan boom! 4 tahun kemudian setelah pertemuan pertama (dan aku pikir akan menjadi yang terakhir), ternyata sekarang brand itu sudah menjadi salah satu brand fashion pria terbesar yang sudah dikenal banyak orang dengan omset yang ga usah ditanya lagi besar kecilnya (pastinya besar). 

dia bercerita bagaimana jatuh bangunnya berbisnis, ditipu, terlilit hutang di bank dan investor, gak laku, dan merugi karna gak balik modal, but they overcome those obstacles. satu kata, kagum.

dari perbincangan malam itu yang aku tangkap adalah, sekecil apapun bentuk usaha yang kamu rintis, tetaplah perlu di maintain dengan baik supaya bisa 'langgeng', konsisten dan tumbuh menjadi lebih baik. dan yang paling utama adalah fokus. itu yang aku pelajari dan sebisa mungkin aku tanam dalam-dalam di kepalaku.

ini semua tentang proses. bagaimana kita melaluinya, seberapa besar dedikasi yang kita berikan dan seberapa sigap kita untuk bangun saat terjatuh dan kembali berjalan, belajar dari kesalahan yang lalu. dalam berbisnis aku juga percaya, bahwa semua gak melulu tentang 'strategi' tapi juga kualitas diri.

kualitas dalam bagaimana attitude kita dalam menghadapi perbedaan, persaingan, dan lain-lain. bagaimana kita bisa betul-betul bercermin lewat tindakan yang kita lakuin ke orang lain. bagaimana kita menjadi orang yang jujur, being true to ourselves. ya, pokoknya hal-hal seperti itu juga ada andil dalam kesuksesan kita.

alhamdulillah, dapet banyak input dari orang-orang yang baik yang mau share pengalaman. semoga suatu saat aku juga bisa menularkan banyak kebaikan dan inspirasi ke orang-orang disekitarku. amin :) selamat siap-siap berbuka puasa ya semua!

Love,
Cikita Siregar



Sunday, June 19, 2016

tutorial: memasang bisban / bias tape

sudah pernah baca blog aku sebelumnya tentang cara membuat bisban? kalau belum silahkan baca disini: cara membuat bisban (bias tape). buat yang sudah baca dan masih bingung bagaimana cara menggunakan bisban pada baju, tenang aja karna akan aku bahas di postingan ini. :)

secara umum bisban biasanya digunakan pada pinggiran baju supaya keliatan rapi. kebanyakan baju memiliki finishing pada kampuh seperti di obras, neci, atau diberi facing (lapisan) tujuannya biar rapih. namun dengan bisban kita gak perlu ketiganya. cukup bisban aja kok.


bisban pada baju gak pernah jadi suatu keharusan ya. contoh, gak semua kamisol harus memakai bisban pada lingkar leher dan lengannya. ada juga yang jait kelim kecil atau memakai facing. jadi semua tergantung kebutuhan atau hasil akhir seperti apa yang kamu inginkan untuk bajumu. yuk, kita lanjut belajar memasang atau menjait bisban (bias tape) lewat tutorialku.

memasang bisban


disini saya sudah punya baju yang akan dipasangkan bisban. saya juga sudah menghitung panjang bisban yang dibutuhkan. dari tutorial cara membuat bisban (bias tape), saya sudah punya bisban yang siap dipasangkan.
jika ditutorial sebelumnya kamu sudah berhasil membuat bisban, maka di bagian ini tugas kamu hanyalah menempelkan bisban menggunakan jarum pentul ke pinggiran yang diinginkan. saran dariku, kalau kamu mau buat kamisol bagian yang wajib dipasang bisban pertama kali adalah lingkar leher atau pinggiran dada dan punggung baru setelah itu lingkar lobang lengan. tapi kalau kamu kamu bikin untuk kaos mulai darimana aja gak masalah.
alasan utama kenapa saat membuat bisban harus kita press dengan setrika super panas adalah supaya bisban memiliki bentuk yang teratur tidak mudah berubah walau harus kita tusuk jarum pentul dan dijait. selain itu juga kita punya garis bantu supaya jaitan gak melenceng seperti contoh dibawah ini.
perhatikan gambar diatas, bisban yang aku tempel ke baju diamankan dengan jarum pentul baru kemudian siap dijait dengan mesin. garis bekas setrika pada bisban kita jadikan acuan menjait jadi menjaitnya pelan-pelan jangan sampai melenceng dari garis bantu itu.
hasil jadinya bisa lebih rapih berkat garis bantu tadi. lihat detil dibawah ini...
step pertama telah selesai. itu tandanya kamu sudah setengah jalan memasang bisban. sekarang lanjut menutup bisban. kalo dari samping akan terlihat seperti sandwich karna berlipat berlapis.
pastikan bisban yang kamu lipat menutupi jejak jaitan pertama supaya tampilannya rapih. jahitnya mepet ke bisban ya seperti contoh dibawah ini...
dan bisban kamu sudah jadi. selamat! :)
jika masih ada yang ingin ditanyakan silahkan komen dibawah ya dan jangan lupa untuk join komunitas Sewing Gal untuk info tutorial dan seputar menjait paling update. terimakasih sudah mampir di Ashtaroovia & Stitch. have a great day! ;)

love,
Cikita


follow me
Love, Cikita