Sunday, November 27, 2016

I often say "your time is never wasted. it's invested."


what breaks my heart is when somebody say "it's just a waste of time." these words are too strong for me since we live in TIME. no matter what you did, do and will do, the time is always ticking. you live in it and you can't run away to the past nor the future. in short, all you have is present, the time that you have right now, right at this second. it is not wasted. it is used for good. for your life. your meaningful life, right? if you could say any of particular thing you do in life is just a waste of time does it mean your life is just a waste too? I think I went too far.

I just read an article of how to start a business. for some people who are interested in running a fashion business, writing business plan is a great way to do and not a part of just a waste of time action. even though you might not need a loan or will never bump into investors, the business plan can at least make you more aware in making decisions and keep your actions aligned with the vision and objectives of your business. and the rest we can learn along the way and adjust our business ideal to the currents.

you cannot see the fruit of your labor in overnight. your time is never wasted. it's invested.

love,
Cikita Siregar


Saturday, November 5, 2016

gagal + berhasil = sukses

saya baca artikel yang salah satu kalimatnya berisi seperti ini, "don't compare your weakness with someone else's strength." atau saya menerjemahkannya kembali pada hidup saya seperti, "jangan bandingkan kegagalanmu dengan kesuksesan orang lain." kira-kira seperti itu.

mungkin suatu hari bisa aja saya melihat seseorang yang rupawan, dermawan, mapan, menuai banyak prestasi dan pujian, yang kesemua itu saya anggap sebagai sesuatu yang sempurna. sesuatu yang apabila saya berhasil mencapainya, maka saya akan menjadi orang yang paling bahagia dan 'sukses'. siapa yang tidak mau?

tentu hidup orang pasti berbeda dalam segi apapun. kriteria yang saya sebutkan diatas bisa saja dialami oleh banyak orang, tapi setiap orang pasti memiliki proses yang unik dalam usaha pencapaian 'kesuksesan' hidup. selain proses yang berbeda, juga timing dari satu orang ke orang lainnya pasti akan berbeda juga. disela-sela proses dan timing itulah kadang kita, termasuk saya, sering melakukan kelalaian. kira-kira apa ya?

jawabannya ya seperti yang udah saya sebut di paragraf pertama yaitu membandingkan kegagalanmu dengan kesuksesan orang lain. coba kita pikir, gagal dan sukses sebanding gak? enggak! kalo kita terus membandingkan dengan cara seperti itu maka idup kita bakal pait. ga ada manis-manisnya. bawaannya nelangsa, sedih mulu, nyalahin diri sendiri, merasa kurang dan akhirnya apa? lupa bersyukur. hal-hal seperti itu bahaya karna menjadi salah satu penyebab kita belom bisa meraih kesuksesan yang ada di benak kita. lalu mesti gimana? membandingkan keberhasilan kita dengan keberhasilan dia biar seimbang?

hmm, saya sangsi dengan kalimat 'membandingkan keberhasilan kita dengan keberhasilan dia'. menurut saya, cara yang lebih baik adalah misalnya, kita merasa kecil melihat teman sebaya kita udah berhasil meraih sesuatu sebut saja A. sedangkan kita sampai saat ini hanya memiliki A sebagai angan-angan belaka yang belum menjadi nyata. harusnya, kita akui keberhasilan teman sebaya kita berhasil meraih A, dan kita akui bahwa A adalah hal yang akan kita capai suatu hari nanti (dengan deadline supaya gak jadi angan-angan belaka) dan bukan untuk saat ini. "saya memang belum bisa meraih A, tapi terimakasih Tuhan, Alhamdulillah saya sudah diberikan B, C dan D..." dan seterusnya. bersyukurlah atas hal-hal yang sudah kita raih  atau kita miliki saat ini walaupun itu sangat sederhana. mungkin sesederhana ketika saya sangat bersyukur bisa memiliki keluarga yang utuh dan saling mencintai. memiliki orang tua dan kakak yang selalu ada disaat saya senang dan susah. hal seperti ini yang tidak bisa saya bandingkan dengan apapun dan siapapun.

dari tulisan saya diatas, saya ingin merangkumnya kedalam beberapa poin berikut ini:

1. percaya tuhan



source: link

percaya bukan hanya Tuhan alam semesta itu ada tapi juga percaya takdirnya. Tuhan, Allah SWT mengetahui apa yang tidak kita ketahui. maha besar dan maha kuasa, jika Allah menghendaki maka segalanya akan terjadi. mungkin diluar akal sehat manusia, tapi percayalah jangan terlalu mengkhawatirkan hal-hal di dunia ini yang tidak kita ketahui seperti masa yang akan datang. sesungguhnya alah telah menciptakan qada dan qadar untuk setiap umatnya, meciptakan 'jalan'-nya masing-masing. yang perlu kita lakukan hanyalah berdoa dan berusaha. biarkan Allah yang mengatur sisanya. ada quotes yang saya ambil dari rekan kerja saya,

"Those who leave everything in Gods hands will eventually see Gods hands in everything."

saya sangat setuju dengan logika ini karna memang betul adanya! dan sering terjadi dalam hidup saya. pasti hal ini juga sering terjadi pada kamu kan? bagi saya, Allah adalah sumber kekuatan utama. hal yang paling dasar, yang bisa membuat kita 'sembuh' ketika penyakit hati mulai bermunculan.


2. percaya diri


source: link

"jika dia bisa, maka itu tidak lagi jadi hal mustahil. saya juga pasti bisa!" adakah keyakinan ini didalam diri kita? terkadang kita meragukan itu. lagi-lagi karna kita membandingan kelemahan kita dengan kekuatan orang lain, kegagalan kita dengan kesuksesan orang lain. percaya bahwa setiap manusia diciptakan unik dan berbeda bahkan anak kembar pun gak punya nasib yang sama. kita harus percaya dengan potensi yang ada didalam diri kita selama ini. menggali apa yang ada didalam hati dan pikiran kita adalah hal yang tidak berujung dan sepatutnya menjadi hal yang menyenangkan. semakin kita tau apa yang kita bisa, yang kita mau, dan apa yang sudah kita dapatkan, seharusnya membuat kita semakin yakin bahwa kita pasti bisa menaklukan tantangan demi tantangan yang akan datang. you know, the power of believe. keep believing in yourself!


3. if things don't work, find the problems, fix it and see what happen next


source: link

saya selalu mengkaitkan kegagalanku dengan kesalahan yang sedang atau pernah saya lakuin. berkaca itu bisa menjadi hal yang sulit apalagi kalau kita termasuk orang yang tidak mau mengakui kesalahan. tapi saya percaya bahwa ketika kita bisa melihat diri kita apa adanya, mengakui kesalahan dan kekurangan, maka akan lebih mudah untuk kita memperbaiki itu semua supaya kegagalan ga akan terjadi lagi dikemudian hari. termasuk bagaimana kita bersikap pada seseorang, adakah kata-kata yang kita ucapkan atau perbuatan yang kita lakukan pernah menyakiti perasaan orang lain? if you say yes then fix it! minta maaf dan rubahlah sikap. mungkin mereka yang telah men-cap kita jelek akan selamanya menganggap kita jelek. but keep going on itu bukan hal yang harus kita urusi lagi. yang terpenting mulai dari hari ini kita bisa membuktikan bahwa diri kita yang sekarang sudah berubah jauh lebih baik dari yang kemarin. dan kita harus percaya Allah dan semesta sudah mengatur itu semua dan mempermudah rencana dan jalan kita di kemudian hari.


4. hargai dirimu dan usahamu

source: link

jangan pernah membenci kesalahan yang kita lakukan atau kegagalan yang kita alami karna itu adalah sebuah proses. ada kutipan yang berbunyi, "tidak ada kegagalan. yang ada hanya menang atau belajar. dan keduanya adalah hal yang baik." sulit untuk meyakinkan diri sendiri ketika kita sedang terpuruk. kadang, kita juga melupakan rangkaian usaha yang telah kita curahkan demi mencapai ke titik tujuan. padahal, apapun hasil akhir yang kita dapatkan semuanya pasti baik; menang atau belajar. selamat! jika kamu berhasil dan jangan putus asa jika kamu harus 'belajar' lagi.


5. tebar lebih banyak kasih sayang dan senyuman

"and be your own diva!"

Love,
Cikita